Buka Layar

Luruh

Bersamaan dengan tebing yang luruh,

Jaringan-jaringan ikutnya luruh

Bersamaan dengan bangunan luruh,

Lapisan-lapisan ikutnya luruh.

Getar derak panjang di kaki

Bawa rekah pada pertiwi

Gelegar tak sebatas pada bumi

Batinku berkata, ia juga pada rahim ini

Ceruk terbentuk dari yang telah luruh

Ketika banjir sudah semata kaki

Ada yang mengalir dari yang ada di antara kaki

Kuminta jeda, tunggulah bumi tentram

Yang rekah tak kenal waktu, tuturnya 

Meski dunia runtuh, tak tunggu sedia


Oleh Yuviniar Ekawati, penulis adalah lulusan kejurnalistikan dan seorang penulis lepas pada beberapa media massa yang memiliki fokus pada isu gender dan anak.

Unknown's avatar

About Admin

Portal pengetahuan dan layanan tentang seksualitas berbasis queer dan feminisme. Qbukatabu diinisiasi oleh 3 queer di Indonesia di bulan Maret 2017. Harapannya, Qbukatabu bisa menjadi sumber rujukan pengetahuan praktis dan layanan konseling yang ramah berbasis queer dan feminisme; dan dinikmati semua orang dan secara khusus perempuan, transgender, interseks, dan identitas non-biner lainnya.

0 comments on “Luruh”

Leave a Reply