Buka Layar

Bertengkar dengan Teman: Harus Bagaimana?

Tabumania, pasti tidak asing dengan ungkapan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Sejak lahir, manusia telah berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, baik menggunakan bahasa maupun tindakan atau ekspresi tertentu. Begitupun saat Tabumania berinteraksi dengan seseorang, tentu terdapat kesamaan dan perbedaan. Faktor kesamaan inilah yang kemudian menjadi salah satu alasan kenapa seseorang mengalami ketertarikan untuk berkumpul.

Orang-orang akan cenderung berkumpul dengan orang yang memiliki kesamaan dengan dirinya, baik secara sifat, nilai, perilaku, hobi hingga kesamaan persepsi dan cara pandang tentang suatu hal. Coba deh Tabumania ingat-ingat tentang teman dekatmu ketika sekolah dulu. Pastinya ada kesamaan yang dimiliki antara kamu dan temanmu. Kesamaan yang membuat kamu menyukainya lalu dilanjutkan dengan rasa percaya yang timbul setelahnya. Rasa nyaman dan percaya ini yang menjadi dasar pertemanan.

Tabumania, pertemanan tidak hanya bisa dibangun sesama manusia, tapi juga dengan hewan dan tumbuhan. Namun, dalam tulisan kali ini kita hanya akan membahas interaksi pertemanan antara manusia.

Hubungan pertemanan antar manusia tentunya akan melibatkan dua orang atau lebih. Hal penting dan perlu dipahami oleh Tabumania adalah meskipun memiliki persepsi dan cara pandang yang sama, namun seorang teman tetaplah orang berbeda darimu ; ia tentu memiliki karakter dan keunikan yang pastinya tidak selalu sama denganmu. Walau begitu, kehadiran teman akan selalu membawa manfaat dalam setiap fase kehidupan. Misalnya, ketika memasuki usia puber, Tabumania biasanya segan bercerita tentang gejolak-gejolak yang terjadi dalam dirimu kepada orang tua. Maka, teman yang mendengarkanmu. Selanjutnya, pada fase di mana Tabumania memasuki dunia kerja, teman dapat mengambil peran ketika mendiskusikan berbagai pilihan sebelum kamu menentukan keputusan-keputusan sulit. Bisa saja pada saat memasuki usia dewasa akhir nanti, teman juga menjadi penyemangat ketika menghadapi berbagai hal dalam kehidupan.

Mungkin Tabumania tidak menyadari tapi keberadaan teman tentu menjadikanmu keluar dari zona nyamanmu sebagai makhluk pribadi. Artinya jika selama ini kamu cukup dengan dirimu sendiri maka keberadaan teman akan membawamu keluar dari dirimu. Lalu membangun interaksi-interaksi dengan orang yang berbeda akan membuatmu mendapatkan hal-hal baru yang tidak kamu temukan ketika sendirian. Keberadaan teman juga akan mengajarkanmu berbagai hal seperti berbagi, tertawa, bersabar dan memaafkan.

Walaupun tidak berlangsung selamanya, keberadaan teman membuatmu semakin kuat. Hal ini bisa jadi karena kita belajar menerima pertolongan dan kebaikan sehingga membuat kita tidak merasa sendirian.

Tentu dalam pertemanan juga terjadi pasang surut. Tidak semua hubungan pertemanan akan berlangsung selamanya. Ada teman yang akan berada bersamamu dalam waktu yang lama dan ada pula yang tidak. Namun yang perlu Tabumania pahami adalah setiap teman yang kamu miliki membawa sesuatu yang istimewa. Pelajaran dalam pertemanan termasuk konflik, menghabiskan waktu bersama, saling memahami dan saling mendukung satu sama lain akan menjadi investasi dalam meningkatkan kualitas hidupmu.

Tabumania pernah mendengar kalimat masalah besar diperkecil, masalah kecil dihilangkan? Dari kalimat tersebut terkesan seolah kita tidak boleh berkonflik. Bahwa hubungan apapun, termasuk pertemanan yang tenang-tenang saja, dijadikan patokan sebagai “hubungan yang baik”. Padahal Tabumania, konflik adalah hal yang penting sebagai sarana evaluasi, termasuk dalam hubungan pertemanan. Saat berkonflik dengan teman, situasi memang tidak mengenakkan. Mood Tabumania jelek, memunculkan rasa sedih, kecewa atau marah. Wajar, kamu tidak perlu merasa aneh jika merasakan hal tersebut.

Tabumania, membangun hubungan pertemanan yang baik tidak diukur dari seberapa jarang kalian berkonflik namun diukur dari seberapa sering kalian saling memaafkan. Nah, proses memafkan ini tentunya tidak akan sama antara individu yang satu dengan individu lainnya. Ada yang bisa melaluinya dalam waktu yang cepat, ada pula yang membutuhkan waktu yang lebih lama. Hal lain yang memengaruhi proses memaafkan adalah jenis permasalahannya ; apakah permasalahan tersebut bisa di tolerir atau tidak. Ambang batas toleransi ini juga akan berbeda antara individu satu dengan individu lainnya.

Berikut tips-tips dari Buka Layanan yang dirangkum berdasarkan pengalaman orang-orang yang pernah berkonflik berkali-kali namun berhasil memaafkan berkali-kali pula :

1. Ingatlah bahwa sedekat apapun kamu dengan temanmu, kamu tetap tidak bisa serta merta tahu apa yang mereka pikirkan dan rasakan setiap saat. Biasakan mendengarkan secara jelas dan lengkap, jika perlu mengonfirmasi sesuatu hal, lakukanlah jangan menerka-nerka karena bisa saja kamu salah menangkap apa yang ia sampaikan.

2. Komunikasikan hal-hal kecil yang tidak kamu sukai dari temanmu karena hal-hal kecil yang menumpuk bisa menjadi masalah yang besar dikemudian hari. Misalnya, ketika kamu tidak nyaman dengan candaan yang mungkin menurutnya sepele namun sebenarnya menyakitimu.

3. Kamu bisa mengambil jalan lain daripada membalas kekasarannya dengan kekasaran pula. Mungkin kamu bisa mulai memahami jangan-jangan temanmu menganggap itu adalah cara bagaimana dia bisa membuka diri dan mengeluarkan keluh kesahnya. Jadi kamu mungkin tidak perlu saling marah, cobalah ajak ia bicara baik-baik. Kemungkinan besar dia akan menolak. Nah, jika ini terjadi maka kamu sebaiknya tidak segera menghakiminya dan menganggapnya kekanak-kanakan karena bisa saja ia sedang dalam keadan emosi yang tidak bisa dibendung. Namun pelajaran positif yang bisa kamu ambil adalah setidaknya dia telah mengungkapkan ketidaknyamanannya terhadap keadaan dalam hubungan pertemanan kalian sebagai upaya perbaikan untuk kenyamanan kalian bersama.

Tabumania, konflik dalam pertemanan adalah hal yang wajar. Kamu akan tahu atau bisa mengenali ; siapa atau seseorang yang hanya merupakan kenalan karena kamu selalu bersikap sopan dan tidak pernah terlibat pertengkarannya. Sebaliknya kamu akan tahu seseorang itu adalah temanmu karena kamu bercanda dengannya tapi juga bertengkar dengannya lalu kalian berbaikan.

Jika kamu butuh orang lain untuk mendengarkan sementara kamu enggan bercerita dengan orang yang ada dilingkungamu, kamu boleh menghubungi Buka Layanan Qbukatabu. Buka layanan Qbukatabu dapat kamu akses melalui whatsapp : 085314364084 atau email : bukalayanan@protonmail.com setiap hari Senin – Jumat pukul 10.00 s/d 17.00. Buka layanan Qbukatabu menyimpan ceritamu menjadi rahasia kita berdua.

Buka layanan hadir untuk menjadi ruang bagi Tabumania untuk mendapatkan infornmasi dan berbagi cerita tentang permasalahan yang dihadapi oleh Tabumania, melalui layanan konseling yang ramah. Tabumania bisa mengakses #BukaLayanan melalui e-mail (bukalayanan@protonmail.com) atau WhatsApp (0853 1436 4084) pada hari Senin s.d Jumat pukul 10.00 s.d 17.00.

0 comments on “Bertengkar dengan Teman: Harus Bagaimana?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: